March 25, 2026
Bagi operator pelabuhan yang menghadapi seringnya kapal besar berlabuh, laut berombak, dan beban benturan yang berat, memilih fender yang tepat sangat penting untuk keselamatan dan pengendalian biaya. Sebuah terminal kargo curah yang sibuk di Timur Tengah baru-baru ini menjawab pertanyaan ini dengan hasil operasional yang nyata.
Terminal ini menangani kapal kargo 50.000–100.000 DWT dengan benturan saat berlabuh yang kuat dan benturan gelombang yang tinggi. Fender padat tipe D dan V yang sebelumnya digunakan sering mengalami deformasi, retak, dan aus, sehingga memerlukan penggantian setiap 2–3 tahun dan biaya perawatan yang tinggi. Setelah pengujian dan perbandingan di lokasi, terminal tersebut beralih ke fender silinder tugas berat berwarna hitam, yang segera memberikan kinerja unggul dalam skenario benturan tinggi.
Fender silinder ini terbuat dari kompon karet berdensitas tinggi, tahan garam, dan stabil terhadap sinar UV. Struktur satu bagian yang padat memberikan distribusi tegangan yang merata dan penyerapan energi yang sangat baik, secara efisien mengurangi benturan saat berlabuh yang berat dan melindungi baik dermaga maupun lambung kapal. Berbeda dengan fender tiup yang kompleks, fender ini tidak memerlukan pemantauan tekanan udara atau perbaikan yang sering, hanya pemeriksaan visual rutin.
Setelah enam bulan beroperasi, fender silinder tidak menunjukkan kerusakan yang terlihat di bawah benturan saat berlabuh berulang kali yang tinggi. Frekuensi perawatan turun lebih dari 65%, dan masa pakai diperkirakan mencapai 15–20 tahun. Tim terminal mengonfirmasi: untuk berlabuh dengan benturan tinggi dengan permintaan perawatan rendah, fender silinder laut berwarna hitam adalah pilihan yang paling andal dan hemat biaya.
Ketahanan benturan tinggi, daya tahan terhadap air laut, dan perawatan minimal menjadikannya solusi pilihan untuk terminal tugas berat di seluruh dunia.
![]()
![]()
![]()
![]()